Sampano, 16 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu melaksanakan Rembuk Stunting sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Sampano ini dipimpin oleh Kepala Desa Sampano, Sahir, S.Pd, serta dihadiri oleh Camat Larompong Selatan, Kepala Puskesmas Larompong Selatan, BPD, Pendamping Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, kader posyandu, dan unsur terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima pemaparan laporan konvergensi pencegahan stunting oleh KPM, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) mengenai usulan kegiatan berdasarkan hasil Rumah Desa Sehat (RDS).
Selanjutnya dilakukan pembahasan dan penetapan program prioritas sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Desa Sampano. Pada kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Larompong Selatan, Agus, SKM, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Desa Sampano beserta seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan stunting. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki Puskesmas Larompong Selatan, angka stunting di Desa Sampano mengalami penurunan yang signifikan, dari 8 kasus menjadi 4 kasus. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil sinergi yang baik antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Supri Yusri, ST selaku Pendamping Desa dan Marwasari, S.Keb selaku Kader Pembangunan Manusia (KPM). Sementara notulen kegiatan dilaksanakan oleh Safril, ST.
Hasil Kesepakatan Rembuk Stunting Melalui musyawarah yang diikuti oleh 47 peserta, terdiri dari 29 laki-laki dan 18 perempuan, disepakati sejumlah program prioritas yang akan diusulkan dalam RKP Desa Tahun Anggaran 2027, yaitu:
- Penambahan anggaran pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita.
- Pembangunan 1 unit Posyandu di Dusun Sarasa.
- Penyediaan vitamin dan susu bagi ibu hamil serta balita.
- Pemberian makanan khusus untuk perbaikan gizi ibu hamil dan balita stunting.
- Pengadaan mobil mainan edukatif dan aksesoris ruang posyandu untuk meningkatkan minat anak datang ke posyandu.
- Pengadaan laptop atau handphone bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM).
- Penyediaan dana transportasi bagi KPM.
- Penyediaan anggaran pelatihan bagi KPM baru.
- Pengadaan sarana dan prasarana Posyandu Seroja.
- Perbaikan sarana Posyandu Mawar.
- Pengadaan kursi, meja, timbangan bayi dan balita serta penyediaan air minum untuk Posyandu Batari.
- Penyediaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi Bidan Desa. Menutup kegiatan, Kepala Desa Sampano, Sahir, S.Pd, menegaskan bahwa seluruh usulan yang telah disepakati akan menjadi prioritas dalam penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027. Pemerintah Desa Sampano berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan Puskesmas, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat agar angka stunting di Desa Sampano terus menurun hingga mencapai zero stunting, sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.